Powered By Blogger

Selasa, 08 Oktober 2013

Entrepreneur di Idonesia


            Seorang sosiolog terkenal, David McClelland pernah berkata, bahwa suatu negara dapat menjadi makmur apabila jumlah entrepreneurnya paling sedikit 2% dari total penduduk keseluruhan. Pada tahun 2001 saja, Singapura telah memiliki entrepreneur sebanyak 2.1% dan telah meningkat menjadi 7.2% pada tahun ini. Sedangkan, total entrepreneur di Indonesia baru 0.18% dari jumlah penduduk atau sekitar 400.000-an jiwa. Masih merupakan sebuah jalan yang panjang untuk mencapai target ideal yang dimaksud.
            Berbicara mengenai entrepreneur, kita berbicara mengenai mereka-mereka yang memiliki daya kreasi dan inovasi tinggi untuk menciptakan kesempatan berharga dari suatu hal yang sering dipandang tidak bernilai. Berani mengambil resiko dari setiap tindakan, tanggap terhadap perubahan, tidak mudah menyerah, tidak takut rugi dan belajar dari kesalahan namun takut bila hidup hanya menjadi beban dan diam saja tanpa berusaha menyongsong perubahan. Itulah mengapa David McClelland dapat berkata bahwa entrepreneur adalah sosok yang mampu membawa kemakmuran bagi negaranya.
            Indonesia sebenarnya dapat cukup berbangga. Semakin banyak entrepreneur muda Indonesia yang masuk dalam nominasi Business Week Asia’s Best Young Entrepreneurs 2009. Dari 25 orang yang terpilih di Asia, tahun ini Indonesia berhasil menempatkan 9 entrepreneur muda terbaik yang berusia di bawah 35 tahun. Sungguh sebuah hal yang patut diapresiasi dan semoga merupakan sebuah indikasi positif perkembangan entrepreneur di Indonesia.
Para entrepreneur muda tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
1. Andina Nabila Irvani (19 tahun)
Mahasiswa Universitas Bina Nusantara yang menekuni usaha sepatu, baju, dan tas lukis dengan merek usaha Spotlight bersama saudara perempuannya Nerissa Arviana.
2. Antonius Dian Adhy Feryanto (30 tahun)
Pada tahun 2006, Feryanto dan beberapa rekannya membangun PT Pavettia Atsiri Indonesia (PAI), sebuah usaha yang mampu mengubah bahan-bahan mentah dari alam menjadi produk komersial, yakni minyak.
3. Aziz Setyawijaya (19 tahun)
Aziz mendirikan Nomaden Experintal Artworks, sebuah usaha yang berkaitan dengan fotografi, pada tahun 2008. Dalam beberapa bulan, Nomaden berhasil meraup pemasukan sebanyak $7000.
4. Goris Mustaqim (26 tahun)
Goris membantu anak-anak muda untuk mewujudkan ide-ide bisnis mereka menjadi rencana kerja yang nyata. Pada tahun 2006, Goris mendirikan Yayasan Asgar Muda yang menyemangati para pemuda untuk dapat terlibat aktif dalam isu pendidikan dan budaya dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Ia juga mendirikan PT. Resultan Nusantara.
5. Iim Fachima Jachja (31 tahun)
Virus Communications adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang online marketing consulting. Virus didirikan pada tahun 2006 oleh Iim Fahima dan suaminya, Adhitia Sofyan. Dalam waktu 3 tahun, perusahaan tersebut berhasil melakukan lompatan yang besar dalam bisnis dan telah meng-handle lebih dari 10 klien ternama, seperti Hewlett Packard, Toyota, Auto 2000, Telkom, XL, Smart Telco, Lippo Group, Tupperware, dan Sosro.
6. Malariantika Yulianggi (19 tahun)
Malariantika mendirikan sebuah usaha kuliner bernama Shoyu Pia Cake, makanan yang berbasis bahan dasar singkong.
7. Oscar Lawalata (32 tahun)
Oscar Lawalata adalah seorang fashion designer. Bulan Februari yang lalu, ia berhasil memenangkan British Council’s International Young Creative Entrepreneur (IYCE) Fashion Award 2009 di London’s Fashion Week.
8. Roihatul Jannah (30 tahun)
Roihatul mendirikan sebuah usaha bernama Helmiat Bonceng Bocah (HBB). Produk HBB ditujukan sebagai alat pengaman ketika orang tua memboncengkan anak-anaknya dengan menggunakan motor.
9. Wahyu Aditya (29 tahun)
Wahyu mendirikan HelloMotion School pada umur 24 tahun. HelloMotion School merupakan sebuah sekolah di bidang film dan animasi. Wahyu pernah menjadi finalis nasional untuk ajang IYCEY Design Award 2006, pemenang IYCEY Design and Screen Award 2007, juga menjadi orang Indonesia pertama dan termuda yang dianugerahi gelar British Council’s International Young Screen Entrepreneur of the Year.

“Segala sesuatu yang dilakukan dengan perjuangan dan atas nama Allah SWT, Insya Allah akan terwujud. Maka jangan sia-siakan hidup kita untuk segala sesuatu yang tidak berguna,”Malariantika Yulianggi, founder of Shoyu Pia Cake

Etika Bisnis


Etika didefinisikan sebagai penyelidikan terhadap alam dan ranah moralitas dimana istilah moralitas dimaksudkan untuk merujuk pada ‘penghakiman’ akan standar dan aturan tata laku moral. Etika juga bisa disebut sebagai studi filosofi perilaku manusia dengan penekanan pada penentuan apa yang dianggap salah dan benar.
Dari definisi itu kita bisa mengembangkan sebuah konsep etika bisnis. Tentu sebagian kita akan setuju bila standar etika yang tinggi membutuhkan individu yang punya prinsip moral yang kokoh dalam melaksanakannya. Namun, beberapa aspek khusus harus dipertimbangkan saat menerapkan prinsip etika ke dalam bisnis.
Pertama, untuk bisa bertahan, sebuah bisnis harus mendapatkan keuntungan. Jika keuntungan dicapai melalui perbuatan yang kurang terpuji, keberlangsungan perusahaan bisa terancam. Banyak perusahaan terkenal telah mencoreng reputasi mereka sendiri dengan skandal dan kebohongan.  Kedua, sebuah bisnis harus dapat menciptakan keseimbangan antara ambisi untuk mendapatkan laba dan kebutuhan serta tuntutan masyarakat sekitarnya. Memelihara keseimbangan seperti ini sering membutuhkan kompromi atau bahkan ‘barter’.
Kedua, menyadarkan masyarakat, khususnya konsumen, buruh, atau karyawan dan masyarakatluas pemilik aset umum semacam lingkungan hidup, akan hak dan kepentingan mereka yang tidak boleh dilanggar oleh praktik bisnis siapapun juga. Pada tingkat ini, etika bisnis berfungsi menggugah masyarakat bertindak menuntut para pelaku bisnis untuk berbisnis secara baik demi terjaminnya hak dan kepentingan masyarakat tersebut.
Ketiga, etika bisnis juga berbicara mengenai sistem ekonomi yang sangat menentukan etis tidaknya suatu praktek bisnis. Dalam hal ini, etika bisnis lebih bersifat makro atau lebih tepat disebut etika ekonomi. Dalam lingkup makro semacam ini, etika bisnis bicara soal monopoli, oligopoli, kolusi, dan praktik semacamnya yang akan sangat mempengaruhi, tidak saja sehat tidaknya suatu ekonomi, melainkan juga baik tidaknya praktik bisnis dalam sebuah negara.
Tujuan etika bisnis adalah menggugah kesadaran moral para pelaku bisnis dalam menjalankan good business dan tidak melakukan ‘monkey business’ atau dirty business. Etika bisnis mengajak para pelaku bisnis mewujudkan citra dan manajemen bisnis yang etis agar bisnis itu pantas dimasuki oleh semua orang yang mempercayai adanya dimensi etis dalam dunia bisnis. Hal ini sekaligus menghalau citra buruk dunia bisnis sebagai kegiatan yang kotor, licik, dan tipu muslihat. Kegiatan bisnis mempunyai implikasi etis dan oleh karenanya membawa serta tanggung jawab etis bagi pelakunya.
Berbisnis dengan etika adalah menerapkan aturan umum mengenai etika pada perilaku bisnis. Etika bisnis menyangkut moral, kontak sosial, hak-hak dan kewajiban, prinsip-prinsip dan aturan-aturan. Jika aturan secara umum mengenai etika mengatakan bahwa berlaku tidak jujur adalah tidak bermoral dan beretika, maka setiap insan bisnis yang tidak berlaku jujur dengan pegawainya, pelanggan, kreditur, pemegang usaha maupun pesaing dan masyarakat, maka ia dikatakan tidak etis dan tidak bermoral. Intinya adalah bagaimana kita mengontrol diri kita sendiri untuk dapat menjalani bisnis dengan baik dengan cara peka dan toleransi. Dengan kata lain, etika bisnis ada untuk mengontrol bisnis agar tidak tamak.
Pelanggaran etika bisa terjadi di mana saja, termasuk dalam dunia bisnis. Untuk meraih keuntungan, masih banyak perusahaan yang melakukan berbagai pelanggaran moral. Praktik curang ini bukan hanya merugikan perusahaan lain, melainkan juga masyarakat dan negara. Praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) tumbuh subur di banyak perusahaan.
Dari mana upaya penegakkan etika bisnis dimulai? Etika bisnis paling gampang diterapkan di perusahaan sendiri. Pemimpin perusahaan memulai langkah ini karena mereka menjadi panutan bagi karyawannya. Selain itu, etika bisnis harus dilaksanakan secara transparan. Pemimpin perusahaan seyogyanya bisa memisahkan perusahaan dengan milik sendiri. Dalam operasinya, perusahaan mengikuti aturan berdagang yang diatur oleh tata cara undang-undang.
Etika bisnis tidak akan dilanggar jika ada aturan dan sanksi. Kalau semua tingkah laku salah dibiarkan, lama kelamaan akan menjadi kebiasaan. Repotnya, norma yang salah ini akan menjadi budaya. Oleh karena itu bila ada yang melanggar aturan diberikan sanksi untuk memberi pelajaran kepada yang bersangkutan. Ada tiga sasaran dan ruang lingkup pokok etika bisnis. Pertama, etika bisnis sebagai etika profesi membahas berbagai prinsip, kondisi, dan masalah yang terkait dengan praktek bisnis yang baik dan etis. Dengan kata lain, etika bisnis pertama-tama bertujuan untuk menghimbau para pelaku bisnis untuk menjalankan bisnis secara baik dan etis.

Tiga pendekatan dasar dalam merumuskan tingkah laku etika bisnis, yaitu :
·         Utilitarian Approach : setiap tindakan harus didasarkan pada konsekuensinya. Oleh karena itu, dalam bertindak seseorang seharusnya mengikuti cara-cara yang dapat memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, dengan cara yang tidak membahayakan dan dengan biaya serendah-rendahnya.
·         Individual Rights Approach : setiap orang dalam tindakan dan kelakuannya memiliki hak dasar yang harus dihormati. Namun tindakan ataupun tingkah laku tersebut harus dihindari apabila diperkirakan akan menyebabkan terjadi benturan dengan hak orang lain.
·         Justice Approach : para pembuat keputusan mempunyai kedudukan yang sama, dan bertindak adil dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan baik secara perseorangan ataupun secara kelompok.


Jumat, 28 Juni 2013

SURAT MENYURAT



1.      Surat Menyurat

A.    Ciri-Ciri Bahasa Surat
Bahasa surat biasanya memiliki cirri-ciri yaitu jelas isinya, lugas, menarik, dan sopan. Untuk lebih lengkapnya, lihat pembahasan berikut ini :
Jelas : Bahasa surat yang jelas maksudnya tidak hanya mudah dimengerti tetapi harus terbebas dari salah tafsir atau rancu, sehingga data-data yang dituangkan dalam surat sesuai dengan sasaran yang diinginkan. Bahasa dalam surat juga harus dapat menjelaskan siapa yang membuat surat itu kepada siapakah surat itu ditujukan. Oleh karena itu, surat harus menggunakan pilihan kata-kata yang cermat, kalimat yang utuh tidak menggantung, dan tanda baca yang benar serta tidak terlalu banyak menggunakan kata-kata atau istilah asing.
Lugas : Lugas artinya sederhana, praktis, bersahaja (simple). Jika diterapakn dalam pada penulisan kalimat dalam surat, berate kalimat yang digunakan harus langsung menunjukkan persoalan atau permasalahan yang pokok-pokok saja, tidak bertele-tele serta dapat mengungkapkan gagasan secara tepat sesuai dengan maksud yang dikehendaki.
Menarik dan Sopan : Bahasa yang menarik adalah bahasa yang hidup, lugas, jelas, wajar, enak dibaca, tidak kaku, tidak menggunakan kata-kata yang telah using, dan tidak menggunakan kata makian yang dapat menyinggung perasaan orang lain. Bahasa yang menarik juga menghindari pengulangan kata yang mengakibatkan nada surat menjadi monoton atau membosankan lawan bicara.
Bahasa surat yang sopan maksudnya bahasa yang digunakan sederhana sesuai kaidah bahasa umumnya dan tidak menggunakan bahasa yang berlebihan sserta kata-kata yang merendahkan martabat orang lain.
a)      Penggunaan Tata Bahasa dalam Surat-Menyurat
Pemakaian tata bahasa yang tepat dalam surat-menyurat memudahkan anda dalam memahami kalimat surat. Tata bahasa meliputi ejaan dan tanda baca (fungtuasi).
1)      Ejaan : Ejaan meliputi penulisan huruf, penulisan kata, dan penulisan unsure serapan.
a)      Penulisan huruf
Huruf capital sebagai huruf pertama digunakan dalam penulisan unsur serapan.
·         Nama gelar (keturunan, agama, dan kehormatan), pangkat, jabatan, dan gelar akademis yang diikuti dengan nama orang. Contoh : Cut Nyak Dien, Haji Amirudin, Prof. Soetjipto.
·         Nama bahasa, suku bangsa, dan bangsa. Contoh: bahasa Jepang, suku Indian, bangsa Mesir
·         Nama tahun, bulan, hari, dan peristiwa bersejarah. Contoh. Tahun Kabisat,bulan April, har senin, dan hari Pahlawan.

b)      Penulisan Kata
Perhatikan penulisan kata-kata berikut.
·         Kata dasar merupakan kata yang berdiri sendiri. Contoh: majalah, kantor, dan kemarin
·         Kata berimbuhan merupakan kata yang mendapatkan awalan atau akhiran. Contoh: perkantoran, bacaan, dan memasak
·         Kata ulang ditulis menggunakan tanda hubung antara kata yang diulang. Contoh: surat-mnyurat, bahu-membahu, dan masak-masak.
·         Kata gabungan yang diapit oleh imbuhan, maka pemulisannya digabung. Contoh: mempertanggungjawabkan, memperjualbelikan, dan melipatgandakan.
·         Kata gabungan yang menggunakan awalan atau akhirannya saja ditulis terpisah, karena awalan dan akhirannya hanya terdapat pada salah satu kata gabungan. Contoh: beri tatahukan dan bertanggung jawab.
·         Kata majemuk penulisan dipisah jika salah satu katanya tidak berdiri sendiri, dan digabung bila sudah dianggap satu kata. Contoh: kerja sama, tanda tangan, daripada dan apabila.
·         Kata depan di,ke, dan dari yang berfungsi menunjukkan nama tempat/arah, maka penulisannnya dipisah. Contoh dari desa, ke Jakarta, dan di lemari.
·         Kata pun penulisannya dipisah dari kata yang mendahuluinya, kecuali pada kata ungkapan tetap seperti meskipun, walaupun. Contoh: saya pun dan anda pun.
c)      Penulisan unsur serapan
Penulisan unsur serapan dari bahasa asing perlu diperhatikan ketentuannya.
Contoh: Management = Manajemen, Apotheek = Apotek, Kwitantie = Kuitansi, Psychology = Psikologi
2)      Tanda baca
Tanda titik : Pada akhir kata singkatan, maka menggunakan satu tanda titik.
·         Satu kata yang disingkat, maka menggunakan satu tanda titik. Contoh: nomor disingkat No., jalan disingkat Jln
·         Dua kata yang disingkat, maka mengguanakn dua tanda titik. Contoh: Sarjana Teknik, disingkat S.T, sampai dengan disingkat s.d.
·         Tiga kata yang disingkat, maka pada akhir singkatan dipakai satu tanda titik. Contoh: dan kawan-kawab disingkat dkk.
Tanda koma : Tanda koma dapat digunakan untuk:
·         Memisahkan dua kalimat setara yang kalimat keduanya didahului dengan kata namun, tetapi, bahkan, melainkan, dan sedangkan.
·         Merinci hal yang lebih dari dua.
Tanda titik dua : Tanda titik dua digunakan pada akhir pernyataan yang diikuti dengan rinciannya. Tanda titik dua tidak dipakai pada akhir pernyataan yang sebelum perinciannya didahului dengan kata adalah, sebagai berikut, yaitu.
Tanda garis miring : Penulisan tanda garis miring setelah kata atau sebelum kata tidak menggunakan spasi. Contoh: organisasi/perhimpunan.
B.     Cara surat-menyurat dengan baik :
·         Surat Pribadi
Cara penulisan surat pribadi tidak terikat oleh aturan-aturan yang baku. Terserah saja bagaimana menulisnya. Tidak terdapat aturan khusus yang mengikat yang harus dipatuhi oleh si penulis surat.
Surat pribadi ini juga masih menggunakan beberapa bagian dalam surat resmi seperti salam pembuka, pembuka surat atau pun tanda tangan penerima. Ini pun juga merupakan pilihan bagi penulis surat untuk tetap menggunakannya atau tidak menggunakannya.
·         Surat Resmi
Menulis surat resmi harus memenuhi beberapa ketentuan yang secara tidak langsung telah menjadi kesepakan bersama. Dalam menulis surat resmi, aturan dan kaidah ini haruslah dipatuhi jika si penulis surat resmi tidak mematuhi aturan ini maka dapat dikatakan bahwa surat resmi yang ia buat adalah salah dan tidak sesuai dengan kaidah penulisan surat resmi yang ada.
Secara umum, struktur penulisan surat resmi terdiri atas tiga bagian, yaitu:
1.      Kepala surat, berisi: kop surat, nomor surat, lampiran, dan perihal surat, tangal surat,
alamat surat
2.      Badan surat, berisi: salam pembuka, isi surat, salam penutup.
3.      Kaki surat, berisi: tanda tangan pembuat surat, nama pembuat surat,jabatan,dan tembusan surat.

C.    Jenis Surat
Surat secara umum digolongkan menjadi tiga yaitu surat pribadi, surat dinas, dan surat niaga apabila ditinjau dari segi bentuk, isi, dan bahasanya. Sedangkan apabila digolongkan berdasarkan berdasarkan pemakaiannya dapat dibagi menjadi tiga yaitu surat pribadi, surat resmi, dan surat dinas.
Surat pribadi
Surat pribadi adalah surat yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Surat dapat berupa korespondensi antara sesama teman atau keluarga. Ciri-ciri surat pribadi yaitu :
1.    Tidak menggunakan kop surat
2.    Tidak ada nomor surat
3.    Salam pembuka dan penutup bervariasi
4.    Penggunaan bahasa bebas, sesuai keinginan penulis
5.    Format surat bebas
Surat Resmi
Surat resmi adalah surat yang digunakan untuk kepentingan resmi, baik perseorangan, instansi, maupun organisasi; misalnya undangan, surat edaran, dan surat pemberitahuan. Ciri-ciri surat resmi:
1.    Menggunakan kop surat apabila dikeluarkan organisasi
2.    Ada nomor surat, lampiran, dan perihal
3.    Menggunakan salam pembuka dan penutup yang lazim
4.    Penggunaan ragam bahasa resmi
5.    Menyertakan cap atau stempel dari lembaga resmi
6.    Ada aturan format baku
Bagian-bagian surat resmi:
  • Kepala/kop surat
Kop surat terdiri dari:
1.    Nama instansi/lembaga, ditulis dengan huruf kapital/huruf besar.
2.    Alamat instansi/lembaga, ditulis dengan variasi huruf besar dan kecil
3.    Logo instansi/lembaga
  • Nomor surat, yakni urutan surat yang dikirimkan
  • Lampiran, berisi lembaran lain yang disertakan selain surat
  • Hal, berupa garis besar isi surat
  • Tanggal surat (penulisan di sebelah kanan sejajar dengan nomor surat)
  • Alamat yang dituju (jangan gunakan kata kepada)
  • Pembuka/salam pembuka (diakhiri tanda koma)
  • Isi surat
Uraian isi berupa uraian hari, tanggal, waktu, tempat, dan sebagainya ditulis dengan huruf kecil, terkecuali penulisan berdasarkan ejaan yang disempurnakan (EYD) haruslah menyesuaikan.
  • Penutup surat
Penutup surat, berisi
1.    salam penutup
2.    jabatan
3.    tanda tangan
4.    nama (biasanya disertai nomor induk pegawai atau NIP)
  • Tembusan surat, berupa penyertaan/pemberitahuan kepada atasan tentang adanya suatu kegiatan
Surat Niaga
Surat niaga digunakan bagi badan yang menyelenggarakan kegiatan usaha niaga seperti industri dan usaha jasa. Surat ini sangat berguna dalam membangun hubungan dengan pihak luar sehingga harus disusun dengan baik. Surat niaga terdiri atas surat jual beli, kwintansi, dan perdagangan; dan dapat dibagi atas surat niaga internal dan surat niaga eksternal.Salah satu contoh dari surat niaga adalan surat penawaran dan surat penagihan.
Surat Dinas
Surat dinas digunakan untuk kepentingan pekerjaan formal seperti instansi dinas dan tugas kantor. Surat ini penting dalam pengelolaan administrasi dalam suatu instansi. Fungsi dari surat dinas yaitu sebagai dokumen bukti tertulis, alat pengingat berkaitan fungsinya dengan arsip, bukti sejarah atas perkembangan instansi, dan pedoman kerja dalam bentuk surat keputusan dan surat instruksi.Ciri-ciri surat dinas:
1.    Menggunakan kop surat dan instansi atau lembaga yang bersangkutan
2.    Menggunakan nomor surat, lampiran, dan perihal
3.    Menggunakan salam pembuka dan penutup yang baku
4.    Menggunakan bahasa baku atau ragam resmi
5.    Menggunakan cap atau stempel instansi atau kantor pembuat surat
6.    Format surat tertentu
Surat Lamaran Pekerjaan
Surat lamaran pekerjaan adalah surat yang dibuat dan dikirimkan oleh seseorang yang ingin bekerja di sebuah kantor, perusahaan ataupun instansi tertentu. Surat lamaran pekerjaan termasuk surat dinas atau resmi. Oleh karena itu, terdapat aturan-aturan tertentu yang harus diperhatikan dalam penulisannya. Secara umum surat memiliki bagian-bagian seperti berikut ini.:
  • Kepala surat
  • Tempat dan tanggal pembuatan surat
  • Nomor surat
  • Lampiran
  • Hal atau perihal
  • Alamat tujuan
  • Salam pembuka
  • Isi surat yang terbagi lagi menjadi tiga bagian pokok yaitu :
1.    paragraf pembuka
2.    isi surat
3.    paragraf penutup
  • Salam penutup
  • Tanda tangan dan nama terang

1.      Surat Menyurat

A.    Ciri-Ciri Bahasa Surat
Bahasa surat biasanya memiliki cirri-ciri yaitu jelas isinya, lugas, menarik, dan sopan. Untuk lebih lengkapnya, lihat pembahasan berikut ini :
Jelas : Bahasa surat yang jelas maksudnya tidak hanya mudah dimengerti tetapi harus terbebas dari salah tafsir atau rancu, sehingga data-data yang dituangkan dalam surat sesuai dengan sasaran yang diinginkan. Bahasa dalam surat juga harus dapat menjelaskan siapa yang membuat surat itu kepada siapakah surat itu ditujukan. Oleh karena itu, surat harus menggunakan pilihan kata-kata yang cermat, kalimat yang utuh tidak menggantung, dan tanda baca yang benar serta tidak terlalu banyak menggunakan kata-kata atau istilah asing.
Lugas : Lugas artinya sederhana, praktis, bersahaja (simple). Jika diterapakn dalam pada penulisan kalimat dalam surat, berate kalimat yang digunakan harus langsung menunjukkan persoalan atau permasalahan yang pokok-pokok saja, tidak bertele-tele serta dapat mengungkapkan gagasan secara tepat sesuai dengan maksud yang dikehendaki.
Menarik dan Sopan : Bahasa yang menarik adalah bahasa yang hidup, lugas, jelas, wajar, enak dibaca, tidak kaku, tidak menggunakan kata-kata yang telah using, dan tidak menggunakan kata makian yang dapat menyinggung perasaan orang lain. Bahasa yang menarik juga menghindari pengulangan kata yang mengakibatkan nada surat menjadi monoton atau membosankan lawan bicara.
Bahasa surat yang sopan maksudnya bahasa yang digunakan sederhana sesuai kaidah bahasa umumnya dan tidak menggunakan bahasa yang berlebihan sserta kata-kata yang merendahkan martabat orang lain.
a)      Penggunaan Tata Bahasa dalam Surat-Menyurat
Pemakaian tata bahasa yang tepat dalam surat-menyurat memudahkan anda dalam memahami kalimat surat. Tata bahasa meliputi ejaan dan tanda baca (fungtuasi).
1)      Ejaan : Ejaan meliputi penulisan huruf, penulisan kata, dan penulisan unsure serapan.
a)      Penulisan huruf
Huruf capital sebagai huruf pertama digunakan dalam penulisan unsur serapan.
·         Nama gelar (keturunan, agama, dan kehormatan), pangkat, jabatan, dan gelar akademis yang diikuti dengan nama orang. Contoh : Cut Nyak Dien, Haji Amirudin, Prof. Soetjipto.
·         Nama bahasa, suku bangsa, dan bangsa. Contoh: bahasa Jepang, suku Indian, bangsa Mesir
·         Nama tahun, bulan, hari, dan peristiwa bersejarah. Contoh. Tahun Kabisat,bulan April, har senin, dan hari Pahlawan.

b)      Penulisan Kata
Perhatikan penulisan kata-kata berikut.
·         Kata dasar merupakan kata yang berdiri sendiri. Contoh: majalah, kantor, dan kemarin
·         Kata berimbuhan merupakan kata yang mendapatkan awalan atau akhiran. Contoh: perkantoran, bacaan, dan memasak
·         Kata ulang ditulis menggunakan tanda hubung antara kata yang diulang. Contoh: surat-mnyurat, bahu-membahu, dan masak-masak.
·         Kata gabungan yang diapit oleh imbuhan, maka pemulisannya digabung. Contoh: mempertanggungjawabkan, memperjualbelikan, dan melipatgandakan.
·         Kata gabungan yang menggunakan awalan atau akhirannya saja ditulis terpisah, karena awalan dan akhirannya hanya terdapat pada salah satu kata gabungan. Contoh: beri tatahukan dan bertanggung jawab.
·         Kata majemuk penulisan dipisah jika salah satu katanya tidak berdiri sendiri, dan digabung bila sudah dianggap satu kata. Contoh: kerja sama, tanda tangan, daripada dan apabila.
·         Kata depan di,ke, dan dari yang berfungsi menunjukkan nama tempat/arah, maka penulisannnya dipisah. Contoh dari desa, ke Jakarta, dan di lemari.
·         Kata pun penulisannya dipisah dari kata yang mendahuluinya, kecuali pada kata ungkapan tetap seperti meskipun, walaupun. Contoh: saya pun dan anda pun.
c)      Penulisan unsur serapan
Penulisan unsur serapan dari bahasa asing perlu diperhatikan ketentuannya.
Contoh: Management = Manajemen, Apotheek = Apotek, Kwitantie = Kuitansi, Psychology = Psikologi
2)      Tanda baca
Tanda titik : Pada akhir kata singkatan, maka menggunakan satu tanda titik.
·         Satu kata yang disingkat, maka menggunakan satu tanda titik. Contoh: nomor disingkat No., jalan disingkat Jln
·         Dua kata yang disingkat, maka mengguanakn dua tanda titik. Contoh: Sarjana Teknik, disingkat S.T, sampai dengan disingkat s.d.
·         Tiga kata yang disingkat, maka pada akhir singkatan dipakai satu tanda titik. Contoh: dan kawan-kawab disingkat dkk.
Tanda koma : Tanda koma dapat digunakan untuk:
·         Memisahkan dua kalimat setara yang kalimat keduanya didahului dengan kata namun, tetapi, bahkan, melainkan, dan sedangkan.
·         Merinci hal yang lebih dari dua.
Tanda titik dua : Tanda titik dua digunakan pada akhir pernyataan yang diikuti dengan rinciannya. Tanda titik dua tidak dipakai pada akhir pernyataan yang sebelum perinciannya didahului dengan kata adalah, sebagai berikut, yaitu.
Tanda garis miring : Penulisan tanda garis miring setelah kata atau sebelum kata tidak menggunakan spasi. Contoh: organisasi/perhimpunan.
B.     Cara surat-menyurat dengan baik :
·         Surat Pribadi
Cara penulisan surat pribadi tidak terikat oleh aturan-aturan yang baku. Terserah saja bagaimana menulisnya. Tidak terdapat aturan khusus yang mengikat yang harus dipatuhi oleh si penulis surat.
Surat pribadi ini juga masih menggunakan beberapa bagian dalam surat resmi seperti salam pembuka, pembuka surat atau pun tanda tangan penerima. Ini pun juga merupakan pilihan bagi penulis surat untuk tetap menggunakannya atau tidak menggunakannya.
·         Surat Resmi
Menulis surat resmi harus memenuhi beberapa ketentuan yang secara tidak langsung telah menjadi kesepakan bersama. Dalam menulis surat resmi, aturan dan kaidah ini haruslah dipatuhi jika si penulis surat resmi tidak mematuhi aturan ini maka dapat dikatakan bahwa surat resmi yang ia buat adalah salah dan tidak sesuai dengan kaidah penulisan surat resmi yang ada.
Secara umum, struktur penulisan surat resmi terdiri atas tiga bagian, yaitu:
1.      Kepala surat, berisi: kop surat, nomor surat, lampiran, dan perihal surat, tangal surat,
alamat surat
2.      Badan surat, berisi: salam pembuka, isi surat, salam penutup.
3.      Kaki surat, berisi: tanda tangan pembuat surat, nama pembuat surat,jabatan,dan tembusan surat.

C.    Jenis Surat
Surat secara umum digolongkan menjadi tiga yaitu surat pribadi, surat dinas, dan surat niaga apabila ditinjau dari segi bentuk, isi, dan bahasanya. Sedangkan apabila digolongkan berdasarkan berdasarkan pemakaiannya dapat dibagi menjadi tiga yaitu surat pribadi, surat resmi, dan surat dinas.
Surat pribadi
Surat pribadi adalah surat yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Surat dapat berupa korespondensi antara sesama teman atau keluarga. Ciri-ciri surat pribadi yaitu :
1.    Tidak menggunakan kop surat
2.    Tidak ada nomor surat
3.    Salam pembuka dan penutup bervariasi
4.    Penggunaan bahasa bebas, sesuai keinginan penulis
5.    Format surat bebas
Surat Resmi
Surat resmi adalah surat yang digunakan untuk kepentingan resmi, baik perseorangan, instansi, maupun organisasi; misalnya undangan, surat edaran, dan surat pemberitahuan. Ciri-ciri surat resmi:
1.    Menggunakan kop surat apabila dikeluarkan organisasi
2.    Ada nomor surat, lampiran, dan perihal
3.    Menggunakan salam pembuka dan penutup yang lazim
4.    Penggunaan ragam bahasa resmi
5.    Menyertakan cap atau stempel dari lembaga resmi
6.    Ada aturan format baku
Bagian-bagian surat resmi:
  • Kepala/kop surat
Kop surat terdiri dari:
1.    Nama instansi/lembaga, ditulis dengan huruf kapital/huruf besar.
2.    Alamat instansi/lembaga, ditulis dengan variasi huruf besar dan kecil
3.    Logo instansi/lembaga
  • Nomor surat, yakni urutan surat yang dikirimkan
  • Lampiran, berisi lembaran lain yang disertakan selain surat
  • Hal, berupa garis besar isi surat
  • Tanggal surat (penulisan di sebelah kanan sejajar dengan nomor surat)
  • Alamat yang dituju (jangan gunakan kata kepada)
  • Pembuka/salam pembuka (diakhiri tanda koma)
  • Isi surat
Uraian isi berupa uraian hari, tanggal, waktu, tempat, dan sebagainya ditulis dengan huruf kecil, terkecuali penulisan berdasarkan ejaan yang disempurnakan (EYD) haruslah menyesuaikan.
  • Penutup surat
Penutup surat, berisi
1.    salam penutup
2.    jabatan
3.    tanda tangan
4.    nama (biasanya disertai nomor induk pegawai atau NIP)
  • Tembusan surat, berupa penyertaan/pemberitahuan kepada atasan tentang adanya suatu kegiatan
Surat Niaga
Surat niaga digunakan bagi badan yang menyelenggarakan kegiatan usaha niaga seperti industri dan usaha jasa. Surat ini sangat berguna dalam membangun hubungan dengan pihak luar sehingga harus disusun dengan baik. Surat niaga terdiri atas surat jual beli, kwintansi, dan perdagangan; dan dapat dibagi atas surat niaga internal dan surat niaga eksternal.Salah satu contoh dari surat niaga adalan surat penawaran dan surat penagihan.
Surat Dinas
Surat dinas digunakan untuk kepentingan pekerjaan formal seperti instansi dinas dan tugas kantor. Surat ini penting dalam pengelolaan administrasi dalam suatu instansi. Fungsi dari surat dinas yaitu sebagai dokumen bukti tertulis, alat pengingat berkaitan fungsinya dengan arsip, bukti sejarah atas perkembangan instansi, dan pedoman kerja dalam bentuk surat keputusan dan surat instruksi.Ciri-ciri surat dinas:
1.    Menggunakan kop surat dan instansi atau lembaga yang bersangkutan
2.    Menggunakan nomor surat, lampiran, dan perihal
3.    Menggunakan salam pembuka dan penutup yang baku
4.    Menggunakan bahasa baku atau ragam resmi
5.    Menggunakan cap atau stempel instansi atau kantor pembuat surat
6.    Format surat tertentu
Surat Lamaran Pekerjaan
Surat lamaran pekerjaan adalah surat yang dibuat dan dikirimkan oleh seseorang yang ingin bekerja di sebuah kantor, perusahaan ataupun instansi tertentu. Surat lamaran pekerjaan termasuk surat dinas atau resmi. Oleh karena itu, terdapat aturan-aturan tertentu yang harus diperhatikan dalam penulisannya. Secara umum surat memiliki bagian-bagian seperti berikut ini.:
  • Kepala surat
  • Tempat dan tanggal pembuatan surat
  • Nomor surat
  • Lampiran
  • Hal atau perihal
  • Alamat tujuan
  • Salam pembuka
  • Isi surat yang terbagi lagi menjadi tiga bagian pokok yaitu :
1.    paragraf pembuka
2.    isi surat
3.    paragraf penutup
  • Salam penutup
  • Tanda tangan dan nama terang
 cv
Depok, 24 Juni 2013
Hal       : Lamaran Pekerjaan
Kepada Yth.
HR Departement
Dengan Hormat,
Sesuai dengan penawaran lowongan pekerjaan dari HR Departement, yang saya dapat dari situs internet berniaga.com yang diiklankan oleh PT Orang Ganteng pada tanggal 15 Juni 2013. Saya mengajukan diri untuk menjadi Sales Promotion Girl (SPG). Berikut data singkat saya:
Nama                                   : Wahyudi Ramdhani Putra
Tempat, tanggal lahir        : Bogor, 26 Maret 1992
Alamat                                  :Jl. Artzimar 2 No. 6 RT/RW 004/006, kelurahan tegal gundil, Kecamatan Bogor Utara
No. Handphone                   : 085716900541
Email                                   : Wahyudi_ramdhani@yahoo.co.id
Sebagai bahan pertimbangan akan saya lampirkan:
1.      Foto copy ijazah terakhir
2.      Foto copy KTP
Saya berharap Bapak/Ibu bersedia meluangkan waktu untuk memberikan kesempatan wawancara dan menyerahkan lampiran tersebut diatas, sehingga saya dapat menjelaskan secara lebih terperinci tentang diri saya. Demikian surat lamaran ini, dan terimakasih atas perhatian Bapak/Ibu.
Hormat Saya,
Wahyudi Ramdhani Putra

Data Riwayat Hidup

Nama                                : Wahyudi Ramdhani Putra
Jenis kelamin                 : Laki - aki
Tempat Tanggal Lahir   : Bogor, 26 Maret 1992
Kewarganegaraan           : Indonesia
 
Status Perkawinan         : Belum Menikah
 
Tinggi, Berat Badan       : 172 cm,70  kg
 
Kesehatan                        : Sangat Baik
 
Agama                              : Islam                                                                                                                                 
Alamat                             : Jl. Artzimar 2 No. 6 RT/RW 004/006, kelurahan tegal gundil, Kecamatan Bogor Utara
 
Telepon                       : 085716900541
E-mail                          : Wahyudi_Ramdhani@yahoo.com
 Yahoo Mesenger        : Wahyudi_ramdhani@yahoo.co.id
Pendidikan                   
» Formal
1998– 2004             : SD NEGERI BANTARJATI V
2004– 2007             : SMP NEGERI 3 BOGOR
2007 – 2010            : SMA NEGERI 6 BOGOR
2010 – sekarang      :UNIVERSITAS GUNADARMA

>>Non Formal
2003-2004               : Kursus Bahasa Inggris LBPP LIA
2008                        : Les Mengemudi SANTA
2009 – 2010            : Lembaga Pendidikan PRIMAGAMA

PROFIL :
Sekarang kesibukan yang saya tekuni yaitu menjadi mahasiswa di Perguruan Tinggi Swasta Universitas Gunadarma, fakultas ekonomi, jurusan manajemen. Saya memiliki pengalaman bekerja menjadi SPB event Haier Elektronik. Saya mempunyai standar kualitas diri dan akan mengikuti segala bentuk peraturan yang ditetapkan perusahaan. Saya orang yang bekerja keras, bertanggung jawab dan bisa bekerja dalam tim.