Powered By Blogger

Kamis, 30 Mei 2013

Laporan dan Karya Tulis Ilmiah


Pengertian Laporan
 
Laporan adalah suatu cara komunikasi dimana penulis menyampaikan informasi kepada seseorang atau suatu badan karena tanggung jawab yang dibebankan kepadanya. Laporan merupakan suatu jenis dokumen yang sangat bervariasi bentuknya dan sebab itu sukar diberi suatu batasan pengertian yang jelas. Laporan merupakan unsur yang sangat penting, terutama dalam menyusun kebijaksanaan-kebijaksanaan.

 Pengertian Laporan Formal, Semi-Formal, dan Non, Formal

Laporan formal adalah laporan yang memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu, nadanya bersifat impersonal dan materinya disajikan seperti dalam suatu pola struktur yang terdapat dalam buku-buku.
Laporan semi-formal adalah laporan yang bila terdapat satu atau dua persyaratannya yang tidak dipenuhi.
Laporan non-formal adalah laporan yang tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.


Karya Tulis Ilmiah
Karya Ilmiah atau tulisan ilmiah adalah karya seorang ilmuwan (yang berupa hasil pengembangan) yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang diperoleh melalui kepustakaan, kumpulan pengalaman, dan pengetahuan orang lain sebelumnya.
Karya ilmiah: pernyataan sikap ilmiah peneliti.
Tujuan karya ilmiah: agar gagasan penulis karya ilmiah itu dapat dipelajari, lalu didukung atau ditolak oleh pembaca.
Fungsi karya ilmiah:
sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
1. Penjelasan (explanation)
2. Ramalan (prediction)

3. Kontrol (control)

Jenis-jenis Karya Ilmiah

umum karya ilmiah di perguruan tinggi, menurut Arifin (2003), dibedakan menjadi:

 Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif. makalah menyajikan masalah dengan melalui proses berpikir deduktif atau induktif.


Kertas kerja seperti halnya makalah, adalah juga karya tulis ilmiah yang menyajikan sesuatu berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif. Analisis dalam kertas kerja lebih mendalam daripada analisis dalam makalah.

Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain. Pendapat yang diajukan harus didukung oleh data dan fakta empiris-objektif, baik bedasarkan penelitian langsung (obsevasi lapangan, atau percobaan di laboratorium), juga diperlukan sumbangan material berupa temuan baru dalam segi tata kerja, dalil-dalil, atau hukum tertentu tentang salah satu aspek atau lebih di bidang spesialisasinya.

Tesis adalah karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi. Tesis mengungkapkan pengetahuan baru yang diperoleh dari penelitian sendiri.

 Disertasi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan data dan fakta yang sahih (valid) dengan analisis yang terinci). Disertasi ini berisi suatu temuan penulis sendiri, yang berupa temuan orisinal. Jika temuan orisinal ini dapat dipertahankan oleh penulisnya dari sanggahan penguji, penulisnya berhak menyandang gelar doktor (S3).



Analisis Penelitian
PENGARUH KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU PROGRAM UNTUNG BELIUNG BRITAMA TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MEMILIH TABUNGAN BRITAMA (PENELITIAN PADA BRI CABANG SIMPANG EMPAT)

Oleh : Sepris Yonaldi, SE., MM Dosen

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunkasi pemasaran terpadu program Untung Beliung Pemasaran Terpadu Program Untung Beliung Britama Terhadap Keputusan Nasabah Memilih Tabungan Britama ( Studi Kasus Pada Kantor Cabang BRI Simpang Empat). Penelitian ini menggunakan metode survey. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang mengisi kuisioner yang di kembangkan dari varibel- variabel komunikasi pemasaran terpadu yang terdiri dari Advertising, Sales Promotion, Personal Selling, Publicity, dan Direct Marketing. Selanjutnya data di analisis dengan menggunakan metode statistic analisis jalur ( path analyisis). Dari hasil analisis dan dilakukan uji kelayakan F-test dapat nilai 9,289>F table [[α=5%/, V1 = (100-6) dan V2= (6-1) sebesar 5,68 dengan p (sig) sebesar 0,000 dan nilai α=0,05 ini dapat diartikan bahwa variable komunikasi pemasaran terpadu Untung Beliung Britama pada Bank BRI Cab. Simpang Empat. Uji kelayakkan model untuk menentukan signifikansi pengaruh variable independent terhadap variable dependent secara parsial dengan tingkat kepercayaan α=5% adalah merupakan uji t-test diperoleh hasil 3 (tiga) variable memberikan pengaruh signifikan dimana t-hitung > t-tabel yaitu Advertising t-hitung 6,603> t-tabel 2,202, Sales Promotion t-hitung 5,587 > t-tabel 2,202, dan Direct Marketing thitung 5,332 > t-tabel 2,202, sedangkan 2 (dua) variable lain pengaruhnya tidak signifikan karena t-test < t-tabel yaitu Personal Selling t-hitung 1,281 < 2,202
dan Publicity t-hitung 1,508< t-tabel 2,202.

Kesimpulan Analisis
Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diperoleh sebuah kesimpulan bahwa secara keseluruhan variabel komunikasi pemasaran program untung beliung BRITAMA memiliki pengaruh yang cukup signifikan dalam menentukan pengambilan keputusan oleh nasabah dalam memilih tabungan BRITAMA pada BRI Cabang Simpang Empat Pasaman Barat.


http://jurnal.unitaspdg.ac.id/files/31/Jurnal%20Manajemen/Vol%202%20Mei%202011/5.%20Pengaruh%20Komunikasi%20Pemasaran%20Terpadu%20Program%20Untung%20Beliung%20Britama%20Terhadap%20Keputusan%20Nasaba.pdf