Pengertian Laporan
Laporan adalah suatu cara komunikasi dimana penulis menyampaikan informasi kepada seseorang atau suatu badan karena tanggung jawab yang dibebankan kepadanya. Laporan merupakan suatu jenis dokumen yang sangat bervariasi bentuknya dan sebab itu sukar diberi suatu batasan pengertian yang jelas. Laporan merupakan unsur yang sangat penting, terutama dalam menyusun kebijaksanaan-kebijaksanaan.
Pengertian Laporan Formal, Semi-Formal, dan Non, Formal
Laporan formal adalah laporan yang memenuhi persyaratan-persyaratan
tertentu, nadanya bersifat impersonal dan materinya disajikan seperti dalam
suatu pola struktur yang terdapat dalam buku-buku.
Laporan semi-formal adalah laporan yang bila terdapat
satu atau dua persyaratannya
yang tidak dipenuhi.
Laporan non-formal adalah laporan yang tidak memenuhi
persyaratan yang telah ditentukan.
Karya Tulis Ilmiah
Karya Ilmiah atau tulisan ilmiah adalah karya
seorang ilmuwan (yang berupa hasil pengembangan) yang ingin mengembangkan ilmu
pengetahuan, teknologi dan seni yang diperoleh melalui kepustakaan, kumpulan
pengalaman, dan pengetahuan orang lain sebelumnya.
Karya ilmiah: pernyataan sikap ilmiah peneliti.
Tujuan karya ilmiah: agar gagasan penulis karya ilmiah itu dapat
dipelajari, lalu didukung atau ditolak oleh pembaca.
Fungsi karya ilmiah:
sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
1. Penjelasan (explanation)
2. Ramalan (prediction)
3. Kontrol (control)
2. Ramalan (prediction)
3. Kontrol (control)
Jenis-jenis Karya Ilmiah
umum karya ilmiah di perguruan tinggi, menurut Arifin (2003), dibedakan menjadi:
Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan
suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif.
makalah menyajikan masalah dengan melalui proses berpikir deduktif atau induktif.
![]() |
Kertas kerja seperti halnya makalah, adalah juga karya
tulis ilmiah yang menyajikan sesuatu berdasarkan data di
lapangan yang bersifat empiris-objektif. Analisis dalam kertas kerja lebih
mendalam daripada analisis dalam makalah.
Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan
pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain. Pendapat
yang diajukan harus didukung oleh data dan fakta empiris-objektif, baik
bedasarkan penelitian langsung (obsevasi lapangan, atau
percobaan di laboratorium), juga diperlukan sumbangan material berupa temuan baru dalam segi tata kerja,
dalil-dalil, atau hukum tertentu tentang salah satu aspek atau lebih di bidang spesialisasinya.
Tesis adalah karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih
mendalam dibandingkan dengan skripsi. Tesis mengungkapkan
pengetahuan baru yang diperoleh dari penelitian sendiri.
Disertasi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan
suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan data dan fakta yang sahih (valid)
dengan analisis yang terinci). Disertasi ini berisi suatu temuan penulis sendiri, yang berupa temuan
orisinal. Jika temuan orisinal ini dapat dipertahankan oleh penulisnya dari sanggahan penguji, penulisnya
berhak menyandang gelar doktor (S3).
Analisis Penelitian
“PENGARUH
KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU PROGRAM UNTUNG BELIUNG BRITAMA TERHADAP
KEPUTUSAN NASABAH MEMILIH TABUNGAN BRITAMA (PENELITIAN
PADA BRI CABANG SIMPANG EMPAT)”
Oleh : Sepris Yonaldi, SE., MM Dosen
Penelitian
bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunkasi pemasaran terpadu program
Untung Beliung Pemasaran Terpadu Program Untung Beliung Britama
Terhadap Keputusan Nasabah Memilih Tabungan Britama ( Studi Kasus
Pada Kantor Cabang BRI Simpang Empat). Penelitian ini menggunakan metode
survey. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang mengisi kuisioner
yang di kembangkan dari varibel- variabel komunikasi pemasaran terpadu
yang terdiri dari Advertising, Sales Promotion, Personal Selling, Publicity,
dan Direct Marketing. Selanjutnya data di analisis dengan menggunakan
metode statistic analisis jalur ( path analyisis). Dari hasil analisis dan
dilakukan uji kelayakan F-test dapat nilai 9,289>F table [[α=5%/, V1 = (100-6)
dan V2= (6-1) sebesar 5,68 dengan p (sig) sebesar 0,000 dan nilai α=0,05
ini dapat diartikan bahwa variable komunikasi pemasaran terpadu Untung
Beliung Britama pada Bank BRI Cab. Simpang Empat. Uji kelayakkan model
untuk menentukan signifikansi pengaruh variable independent terhadap variable
dependent secara parsial dengan tingkat kepercayaan α=5% adalah merupakan
uji t-test diperoleh hasil 3 (tiga) variable memberikan pengaruh signifikan
dimana t-hitung > t-tabel yaitu Advertising t-hitung 6,603> t-tabel 2,202,
Sales Promotion t-hitung 5,587 > t-tabel 2,202, dan Direct Marketing thitung 5,332
> t-tabel 2,202, sedangkan 2 (dua) variable lain pengaruhnya tidak signifikan
karena t-test < t-tabel yaitu Personal Selling t-hitung 1,281 < 2,202
dan Publicity t-hitung 1,508< t-tabel 2,202.
Kesimpulan
Analisis
Berdasarkan
hasil penelitian, maka dapat diperoleh sebuah kesimpulan bahwa
secara keseluruhan variabel komunikasi pemasaran program untung
beliung BRITAMA memiliki pengaruh yang cukup signifikan dalam menentukan
pengambilan keputusan oleh nasabah dalam memilih tabungan BRITAMA
pada BRI Cabang Simpang Empat Pasaman Barat.
http://jurnal.unitaspdg.ac.id/files/31/Jurnal%20Manajemen/Vol%202%20Mei%202011/5.%20Pengaruh%20Komunikasi%20Pemasaran%20Terpadu%20Program%20Untung%20Beliung%20Britama%20Terhadap%20Keputusan%20Nasaba.pdf



Tidak ada komentar:
Posting Komentar